Skemasump: Skimmer Untuk mengangkat lemak2 dan kotoran yg terkandung di dalam air laut yg bisa mengakibatkan tingginya kadar amoniak, nitrit dan nitrat dgn cara membuat air laut itu menjadi buih atau busa2 halus, kemudian kotoran yg terperangkap dalam buih2 tersebut akan di buang ke tempat penampungan. Calcium Reactor
Masukkanpasir laut kasar setebal 1-3 cm ke dasar aquarium, lalu dilapisi dgn pasir laut halus setebal 2-3 cm. Masukkan live rock atau karang hidup lalu susun sesuai dekorasi yg di inginkan. lalu isikan air laut secara perlahan-lahan agar pasir tidak berhamburan kacau balau. Sampai air penuh mendekati bibir aquarium.
AMBULACRALGERAK ECHINODERMATA. Sistem Ambulakral Merupakan sistem aliran air lewat pembuluh yang dilakukan oleh kelompok Echinodermata kelompok hewan berkulit duri). Sistem kerjanya diawali dari masuknya air dari laut melalui lubang madreporit. Madreporit merupakan lubang yang terdapat di bagian punggung ( sisi aboral)
cash. Sump filter sangat dibutuhkan untuk memerlihara aquarium laut. Sump filter ini berfungsi sebagai filtrasi aquarium laut. Ada 3 jenis filtrasi di aquarium laut yang umum dipakai yaitu sbb 1. Filtrasi mekanis yang berfungsi untuk menyaring kotoran - kotoran kasar dan halus yang tampak oleh mata, contoh jenis filtrasi ini adalah kaos kaki, kapas, japmat,bioblok, skimmer, dll. Biasanya jenis filtrasi ini ditempatkan dibagian pertama didalam sistem sump aquarium Filtrasi Biologi ditempatkan di bagian kedua didalam sistema filtrasi aquarium laut. Jenis filtrasi biologi ini berfungsi untuk mengurai zat - zat hasil pembuangan dari biota seperti amonia, nitrit, nitrat, phospat, H2S,dll. Contoh jenis filtrasi ini adalah makro alga seperti caulerpa dan chaeto, untuk tumbuh dan berkembang biak mereka membutuhkan makanan yaitu nitrat dan phospat. Pada bagian bawah makro alga dapat kita tambahkan batu apung, batu karang, bio ring, pasir laut halus yang fungsi nya untuk tempat hidup dan berkembang biaknya bakteri aerob dan denitrifikasi adalah kelompok bakteri yang memiliki kemampuan untuk melakukan reaksi reduksi senyawa nitrat NO3- menjadi senyawa nitrogen bebas N2. Pada beberapa kelompok bakeri denitrifikasi, dapat ditemukan senyawa nitrogen oksida NO sebagai hasil sampingan metabolisme. Proses ini pada umumnya berlangsung secara anaerobik tanpa melibatkan molekul oksigen, O2. Contoh bakteri yang mampu melakukan metabolisme ini adalah Pseudomonas stutzeri, Pseudomonas aeruginosa, and Paracoccus bebas ini kemudian akan digunakan oleh tanaman dan mikroorganisme lain untuk menunjang pertumbuhannya. Proses denitrifikasi merupakan salah satu dari rangkaian siklus nitrogen yang berperan dalam mengembalikan senyawa nitrat yang terakumulasi di wilayah perairan, terutama laut, untuk kembali dipakai dalam bentuk bebas. Di samping itu, reaksi ini juga menghasilkan nitrogen dalam bentuk lain, seperti dinitrogen oksida N2O. Denitrifikasi secara umum merupakan proses reduksi nitrat NO3 secara bertahap menjadi nitrit NO2, Nitrouse Dioxide N2O, Nitrouse oxide NO, sampai menjadi N2 dalam kondisi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kelembapan tinggi, pH netral 6,8-8,0, ketersediaan karbon, kadar oksigen terlarut dan temperatur yang tinga. Dalam situasi normal maka nitrogen dapat diproses menjadi bentuk amonium atau bentuk nitrat yang langsung tersedia bagi tanaman. Daur Nitrogen Di alam, Nitrogen terdapat dalam bentuk senyawa organik seperti urea, protein, dan asam nukleat atau sebagai senyawa anorganik seperti ammonia, nitrit, dan pertamaDaur nitrogen adalah transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Selain air hujan yang membawa sejumlah nitrogen, penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi nitrogen. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan polong-polongan, bakteri Azotobacter dan Clostridium. Selain itu ganggang hijau biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi keduaNitrat yang di hasilkan oleh fiksasi biologis digunakan oleh produsen tumbuhan diubah menjadi molekul protein. Selanjutnya jika tumbuhan atau hewan mati, mahluk pengurai merombaknya menjadi gas amoniak NH3 dan garam ammonium yang larut dalam air NH4+. Proses ini disebut dengan amonifikasi. BakteriNitrosomonas mengubah amoniak dan senyawa ammonium menjadi nitrat oleh Nitrobacter. Apabila oksigen dalam tanah terbatas, nitrat dengan cepat ditransformasikan menjadi gas nitrogen atau oksida nitrogen oleh proses yang disebut denitrifikasi. Denitrifikasi merupakan salah satu proses penting dalam reaksi penghilangan nitrat dari lingkungan tanah, dua proses lainnya adalah asimilasi oleh tanaman dan leaching. Dalam lingkungan tanah, setidaknya ada enam proses reduksi nitrat dan denitrifikasi merupakan proses yang berpengaruh nyata terhadap N dalam tanah. Denitrifikasi adalah proses respirasi bacterial, dimana electron transport posporial berangkai dengan proses reduksi nitrogen oksida NO3-, NO2- . Nitrifikasi secara biologis adalah oksidasi ion ammonium menjadi ion nitrit, serta ion nitrit menjadi ion nitrat. Selama proses oksidasi ion ammonium dan ion nitrit, oksigen ditambahkan kedalam ion-ion tersebut oleh bakteri nitrifikasi. Denitrifikasi dideskripsikan sebagai penggunaan ion nitrat atau ion nitrit oleh bakteri denitrifikasi anaerob fakultatif untuk mendegradasi BODc. Meskipun denitrifikasi sering dikombinasikan dengan aerob untuk menyisihkan variasi komponen nitrogen dari limbah, namun denitrifikasi berlangsung ketika kondisi anoxic tidak ada oksigen.Bakteri – bakteri ini dapat mengurai zat – zat seperti ammoniak, nitrit, nitrat, phospat serta Filtrasi Kimia adalah filtrasi yang menggunakan bahan kimia, contohnya adalah sbb karbon aktif, phospat remover, biopelet, dll. Jenis filtrasi ini biasa nya ditempatkan di chamber Sump Filter tanpa protein skimmer yang dapat di buat skema 3 chamber, chamber 1 untuk kaos kaki, chamber kedua untuk pasir halus + karang + makro alga dan chamber terakhir adalah return pump + karbon TANPA SKIMMER
Caulerpa adalah jenis makro alga yang dapat digunakan untuk filtrasi biologi dan dapat dikombinasikan dengan chaeto. Caulerpa jenis ini dapat tumbuh lebih cepat daripada sedikit kelemahan yaitu dapat menyebabkan spawing yang mengakibatkan aquarium bisa menjadi makro alga yang sering dipakai untuk media filtrasi antara lain adalah angguran, rumput asam, rumput 3 jenis filtrasi di aquarium laut yang umum dipakai yaitu sbb 1. Filtrasi mekanis yang berfungsi untuk menyaring kotoran – kotoran kasar dan halus yang tampak oleh mata, contoh jenis filtrasi ini adalah kaos kaki, kapas, japmat,bioblok, skimmer, jenis filtrasi ini ditempatkan dibagian pertama didalam sistem sump aquarium Filtrasi Biologi ditempatkan di bagian kedua didalam sistema filtrasi aquarium laut. Jenis filtrasi biologi ini berfungsi untuk mengurai zat – zat hasil pembuangan dari biota seperti amonia, nitrit, nitrat, phospat, H2S, jenis filtrasi ini adalah makro alga seperti caulerpa dan chaeto, untuk tumbuh dan berkembang biak mereka membutuhkan makanan yaitu nitrat dan bagian bawah makro alga dapat kita tambahkan batu apung, batu karang, bio ring, pasir laut halus yang fungsi nya untuk tempat hidup dan berkembang biaknya bakteri aerob dan Filtrasi Kimia adalah filtrasi yang menggunakan bahan kimia, contohnya adalah sbb karbon aktif, phospat remover, biopelet, dll. Jenis filtrasi ini biasa nya ditempatkan di chamber RACEMOSAMakro alga yang aman dipakai adalah jenis serrulata karena jarang terjadi spawning dibanding dengan angguran maupun rumput SERRULATAMembutuhkan cahaya untuk petumbuhannya bisa memakai lampu led full spectrum atau jika sump berada diluar ruangan dapat memanfaatkan sinar matahari dan perlu di panen apabila sudah tumbuh terlalu banyak yang tujuannya untuk membuang TAXIFOLIAContoh Sump Filter tanpa protein skimmer dengan makro alga yang dapat di buat skema 3 chamber, chamber 1 untuk kaos kaki, chamber kedua untuk pasir halus + karang + makro alga dan chamber terakhir adalah return pump + karbon
June 15, 2020November 8, 2021 air laut, aquarium laut, kalsium, kh, magnesium, nitrat, phospat, salinitas, suhu, test kit, thermometerUntuk memelihara aquarium laut dibutuhkan yang namannya test kit dan alat penunjang yang fungsinya untuk mengetahui parameter air aquarium tentang aditif yang dibutuhkan untuk biota yang akan kita pelihara dan yang akan kita pakai dalam memaintanance parameter air laut. Meluangkan dan menjadualkan waktu untuk memberi makan biota, membersihkan dan mengecek alat – alat, mengganti air, cek parameter, alat – alat penunjang seperti pompa, skimmer, wavemaker, test kit, lampu, dll. Kita dapat membeli yang buatan pabrik atau home made atau bisa membuat sendiri. Membeli atau membuat sendiri aditif untuk filtrasi, pemeliharaan parameter air, aditif untuk biota, yang dipakai untuk cek parameter air adalah sbb NitratPhosphatKalsiumMagnesiumKHSalinitaspHSuhuAda banyak merk yang beredar di toko – toko online tetapi pada umunya yang banyak dipakai dan di beli oleh hobiis adalah merk kit adalah syarat mutlak untuk memelihara aquarium laut, air laut merupakan sarana untuk hidup semua biota yang ada di sistem aquarium laut – biota ini mempunyai syarat parameter air yg ideal untuk hidup. Untuk memenuhi syarat tersebut tentu kita harus tahu terlebih dahulu parameter air laut yang akan kita pakai nanti. Dengan parameter yang ideal maka biota yang kita pelihara akan tumbuh dan berkembang biak dengan baik.
skema sump aquarium air laut