MEDAN(Katolikku.com) - Kongregasi Suster Santa Elisabet atau Fransiskanes Santa Elisabeth (FSE) merayakan Misa Syukur atas kehadirannya selama 96 tahun di Indonesia. Perayaan berlangsung di kapel St. Elisabet Medan, Rabu 29 September 2021 yang dipimpin oleh RP Romaldus Nairun, CMF selaku Vikaris Eviscopal Pro Religius, pastor Paroki Tanjung Slamat, RP Setevanus Budi Saptono, OSC dan RP Leo ordosanta clara (oscl) di indonesia ( ), dikenal sbg klaris, adalah persaudaraan biarawati kontemplatif mendikan (termasuk biara-biara lingkup dan non-lingkup), y.i. para rubiah, cabang dari ofm; didirikan th 1212 oleh st. francis bersama sahabatnya st. clara dari asisi, ordo serta peraturan st. clara diakui TRIBUNNEWSCOM, JAKARTA - Duta Besar untuk Takhta Suci Vatikan Laurentius Amrih Jinangkung SH LLM mengatakan bahwa para religius atau imam misionaris maupun suster Indonesia di luar negeri adalah anggota Gereja tetapi juga anak bangsa Indonesia. Melalui kehadiran dan pelayanan yang akan mereka lakukan, mereka menunjukkan diri sebagai duta-duta Gereja katolik sekaligus bangsa Indonesia di cash. Tarekat religius atau ordo religius menurut sejarah adalah salah satu kategori lembaga religius Katolik. Santo Fransiskus dari Asisi, pendiri tarekat miskin Saudara-Saudara Hina Dina. Lukisan karya El Greco. Subkategorinya adalah kanonik reguler para kanonik reguler yang mendaraskan ibadat harian, melayani sebuah gereja, dan mungkin pula sebuah paroki; biarawan-biarawati pertapa para rahib atau rubiah yang hidup dan bekerja di dalam biara, dan mendaraskan ibadat harian; biarawan-biarawati miskin para frater, bruder, dan suster yang hidup dari derma, mendaraskan ibadat harian dan, khusus bagi laki-laki, ikut serta dalam karya-karya kerasulan; dan imam reguler para imam yang mengikrarkan kaul-kaul religius dan aktif dalam karya kerasulan. Tarekat-tarekat religius Katolik pertama yang terbentuk pada Abad Pertengahan adalah Tarekat Santo Benediktus, Tarekat Karmelit, Tarekat Saudara-Saudara Hina Dina, Tarekat Dominikan, dan Tarekat Santo Agustinus. Mungkin Tarekat Kesatria Teutonik dapat pula disejajarkan dengan tarekat-tarekat religius perdana ini, karena meskipun dibentuk pada Abad Pertengahan sebagai sebuah tarekat militer, kini telah menjadi sebuah tarekat religius. Pada masa lampau, faktor yang membedakan tarekat-tarekat religius dari lembaga-lembaga religius lainnya adalah kaul yang diikrarkan anggotanya sebagai kaul meriah ketika diterima secara resmi menjadi anggota tarekat. Berdasarkan faktor pembeda ini, tarekat religius yang terakhir adalah Tarekat Saudara-Saudara Betlehem yang terbentuk pada 1673.[1] Meskipun demikian, sepanjang abad ke-20, beberapa lembaga religius di luar kategori tarekat telah mendapatkan izin untuk mengikrarkan kaul-kaul meriah, sekurang-kurangnya kaul kemiskinan, sehingga mengaburkan faktor pembeda ini. Doa Melawan Iblis ”Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa.” Amin.

ordo suster katolik di indonesia